bekerja dipemberdayaan mempunyai cerita tersendiri yang ga akan bisa dilupakan, penuh dengan ceria, canda, tawa, sedih, curhatan, pengalaman, nanti akan saya ceritakan satu-satu (edisi berikut "kisah sedih seorang pendmping") pekerjaan utama saya sebagai pendamping masyarakat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan mereka dari usaha yang kamu bangun buat mereka. berbicara pendmping/fasilitator program, keberhasilan program, atau wujud yang akan berubah setalah kamu dampingi itu bergantung dari kamu sendiri, dalam hal ini saya, karena setiap pendamping mempunyai karakter, pikiran, cara pendekatan, dll nya yg pasti berbeda, maka kamu harus benar menjadi panutan yang baik bagi mereka.
saya sudah hampir satu tahun mendampingi masayarakat untuk program ini, dan masa kontrak tugas saya akan berakhir awal mei nanti, jadi sekitar 2 minggu lagi. karena alasan tetentu saya memutuskan untuk tidak melanjutkan kontrak saya. makanya minggu-minggu ini saya akan menjadi fasilitator/pendamping mereka 2 minggu lagi.
saya ceritakan untuk minggu ini, saat ini saya sudah mulai sounding akan berkahir tugas, banyak taggapan yang berbeda2, ada yang menanyakan kenapa? ada yang merasa kehilangan, ada yang merasa sedih, atapi ada juga c yang cuek2 aja. pendampingan minggu terkahir ini salah satunya saya lakukan dengan kegiatan panen kacang, seperti yang sudah saya posting fotonya di facebook. dari mitra saya ini saya bagaikan keluarga dengan mereka, saya tidak dianggap orang asing, mereka merasa saya sudah memberikan manffat
Showing posts with label catatan seorang pendamping. Show all posts
Showing posts with label catatan seorang pendamping. Show all posts
Sunday, April 22, 2012
Thursday, April 5, 2012
“jeburr” di sawah.
Hari ini sesuatu hal yang tanpa gw duga terjadi, ya tapi
seru dan menyenangkanlah,bakalan jadi
cerita yang menarik nih. Sebenarnya sih hari ini gw ga merencanakan untuk
berkunjung ke masyarakat, pengen istirahat, 2 hari kehujanan pengennya sih
istirahat. Tapi ya karena hari kerja dang a enaknya juga sama bos gw, jadi gw
berangkat juga deh ke lapangan. Dari rumah tempat tinggal gw yang juga
dijadikan secretariat program, dari gw berangkat sampai ke jalan tambang gw
masih bingung mau ke mana, gw pikir gw pergi dulua aja deh, kelilingi jalan
tambang trus balik lagi istirahat. Ah tapi paling ngabisin waktu 1 jam. Gw pikir2
lagi kayaknya sebaiknya gw berkunjung ke rumah mitra aja deh. Gw berhenti
dipinggir jalan untuk menelpon mitra gw, kira2 ada ga ya dia dirumah, setelah
gw tepon ternyata di lagi di sawah. Karena gw juga sudah pernah ke sawahnya
jadi mendingan gw sambangin aja ke sana.
Berangkatlah gw dengan santai melalui jalur tambang yang
lebar dan bebas hambatan, kali ini gw hanya memacu kendaraan 50 km/jam. Lebih santai
dari biasanya. Selama 50 menit perjalanan, gw nyampe di rumah mitra tersebut,
dan langsung ke lokasi sawahnya yang berada tepat dibelakang rumahnya. Ternyata
eh ternyata air di sawag itu naik, banjir kira2 sepinggang deh, ya sawah2 di
sini belum teratur memang, belum ada pematang yang bisa dilewati, sistem
irigasi belum ada. setelah 2 hari lalu diguyur hujan, ya lokasi sawah ini pasti
banjir, airnya ada yang sampai sepinggang. Sawah diareal ini cukup luas,
sekitar 30 hektar yang
Wednesday, April 4, 2012
Bedol Desa vs Beban moral.
Ibarat pasangan hidup, pekerjaan
juga memiliki jodoh bagi si pekerjanya. Bekerja
dibidang apa, dimana, posisi sebagai apa, gaji berapa, naik jabatanya kapan,
dan seterusnya. Pekerjaan itu bagaikan jodoh yang sudah ditentukan. Termasuk tempat
atau wilayah kerjanya, apakah di ota atau di desa, di jawa, di Kalimantan, di
papua, dan seterusnya. Semua pekerjaan yang dilakukan juga harus sesuai dengan
kenyamanan atau tantangan yang nantinya akan jadi nyaman. Kalo selalu merasa
tertekan dengan pekerjaan, ya saranku si sebaiknya cari kerjaan yang lain aja.
Nah gw mau sedikit cerita tentang
pekerjaan tadi dan orang-orangnya. Jadi ada sebuah perusahaan di bidang jasa
consultant community, persuhaan ini mengajukan kerjasama dengan perusahaan-perusahaan
besar untuk bekerjasama dibidang jasa consultan untuk kegiatan di CSR
perusahaan, mudahnya ya melaksanakan program2 CSR yang sesuai dengan kondisi
dan keadaan masyarakat disana. Nah salah satu kerjasamanya adalah dengan
perusahaan tambang diwilayah selatan Kalimantan. Program ini sudah berjalan
semanjak 2 tahun yang lalu dan sudah memberikan progress yang cukup baik
terhadap masyarakat disekitar wilayah tambang ini.
Tuesday, April 3, 2012
1 butir telur itu memberi semangat!
“Sungguh, yang sangat menyejukkan
hati seorang pendamping adalah ketika masyarakat di desa binaan menerima
manfaat yang kami berikan” (Deden Kuswanda, pendamping)
Desa adalah suatu wilayah yang
merupakan bagian terkecil dari pemerintahan dan didalamnya terdapat masyarakat dengan seklumit
perbedaan namun tetap penuh toleransi sehingga mampu hidup berdampingan. Di sebuah
desa, apalagi diwilayah pelosok yang jauh dari pusat pemerintahan memiliki
fasilitas yang serba terbatas, perputaran ekonomi masyarakat tidak berjalan karena setiap
pekerjaan yang mereka lakukan hanya cukup untuk kebutuhan mereka sehari-hari. Sehingga
tidak ada peningkatan kesejahteraan rumah tangganya. Masyarakat dengan
mayoritas bekerja sebagai petani menggantungkan hidupnya pada alam. Menanam padi
dan sayur, mencari ikan disungai, atau menorah getah karet. Jika mereka tidak
melakukan
Friday, March 30, 2012
catatan seorang pendamping : tugas yang penuh berkah
Suasana yang sama di ujung pulau ini, sarana dan fasilitas
yang serba terbatas menjadi salah satu tantangan gw kerja disini. Bagi yang
belum tahu, kalo gw saat ini sedang bekerja untuk Program Pemberdayaan Ekonomi
masyarakat Dompet Dhuafa yang bekerjasama dengan PT Arutmin Indonesia, salah
satu perusahaan tambang batubara terbesar di Indonesia. Walaupun gw bekerja diareal
tambang senakin milik arutmin tapi fasilitas yang diberikan berbeda jauh karena
atas gw ya DD tadi. Ya ga pa2 lah, hitung2 cari pengalaman dan tambahan rezeki
yang udah di kasih sama Alloh.
Har ini seperti biasa gw harus ke lapangan lokasi desa
binaan gw, seharusnya sih tidak terlalu jauh kalau gw menginap di lokasi
desanya, tapi karena bos gw lagi ke Jakarta, jadi gw sementara tinggal dikantor
aja (kantor skalian jadi rumah). Dengan sepeda motor “ranger putih” gw
berangkat melewati jalur tambang yang berdebu berdampingan dengan truk2 besar
pengangkut batubara, bayangkan aja bannya aja setinggi rumah. Karena sudah
biasa ga kaget lah, bahkan
Sunday, March 25, 2012
Catatan seorang pendamping: Sapi ku datang,, sapi ku hilang!
Matahari pagi yang semakin tinggi, mulai memancarkan panasnya, menusuk sekujur tubuh, seperti sedang terapi akupunktur,, satu demi satu anggota kelompok ternak sapi binaan dompet dhuafa sudah mulai berkumpul di bawah pohon ketapang yang bulat, dengan rimbun daun yang menghalang-halangi sinar matahari menusuk tubuh. Mengelilingi tumpukan atap kering yang terbuat dari daun nipah berwarna hijau yang menguning, beberapa menghitung dan sebagian lagi asyik ngobrol sambil menunggu yang lain,,ya hari itu (25-11-2011) pelaksanaan kerja bakti rutin kelompok setiap hari kamis, menyicil pekerjaan pembuatan kandang sapi setelah minggu kemarin telah menyelesaikan kerangka kandang berukuran 7 x 12 m. Rencana pada kerja bakti ini sebagai finishing, pemasangan atap dan dinding. Pada minggu-minggu sebelumnya mereka mengerjakan mulai dari pengumpulan kayu-kayu untuk bangunan, kayu yang ditebang langsung dari batang-batang pohon di ladang dan pembakaran lahan untuk persiapan tanam rumput sebagai makanan sapi.
Hari itu saya mengikuti kegiatan mitra untuk kerja bakti, kali ini untuk pemasangan atap, tapi bahan atap yang ditunggu-tunggu juga tidak kunjung datang. Bebrapa mitra sudah menyangsikan datangnya atap hari ini, karena sudah 1 bulan dijanjikan setelah pemesanan. Saya tetap bertahan menunggu di selasar rumah, sambil sesekali berjalan bergelantungan dibatang pohon ketapang. “Sruukk,,groong,,bruukk,,”suara truk yang butut, hampir habis kampas remnya melawati jalan batu yang tidak rapi. “kayaknya datang tuh” teriak ku pada mitra yang lain. Benar saja, truk pengangut atap itu lewat, namun sepertinya benar-benar lewat melalui tempat seharusnya dia berhenti. “Pak, disini,,!” Teriak mitra. Supir yang berusia sekitar 40 tahunan dengan sigap memutar perseneling mundur, mulai mengarahkan truk masuk melalui jalan sempit halaman rumah, “preeekk,, brukkk.” Truk berhenti.
Hari itu saya mengikuti kegiatan mitra untuk kerja bakti, kali ini untuk pemasangan atap, tapi bahan atap yang ditunggu-tunggu juga tidak kunjung datang. Bebrapa mitra sudah menyangsikan datangnya atap hari ini, karena sudah 1 bulan dijanjikan setelah pemesanan. Saya tetap bertahan menunggu di selasar rumah, sambil sesekali berjalan bergelantungan dibatang pohon ketapang. “Sruukk,,groong,,bruukk,,”suara truk yang butut, hampir habis kampas remnya melawati jalan batu yang tidak rapi. “kayaknya datang tuh” teriak ku pada mitra yang lain. Benar saja, truk pengangut atap itu lewat, namun sepertinya benar-benar lewat melalui tempat seharusnya dia berhenti. “Pak, disini,,!” Teriak mitra. Supir yang berusia sekitar 40 tahunan dengan sigap memutar perseneling mundur, mulai mengarahkan truk masuk melalui jalan sempit halaman rumah, “preeekk,, brukkk.” Truk berhenti.
Catatan seorang pendamping,, "Jika masih ada "itu",, Pasti hancur kampung ini"
Ini cerita gw saat bertugas disebuah kampong di pelosok Kalimantan selatan. selamat memberi komentar ya:
Dimana
kamu tinggal sekarang? Pastinya tidak sendirian lah, bahkan jika tinggal
dihutan sekalipun *kecuali yang sedang menyendiri,, ya sebagai makhluk sosial
yg selalu hidup berdampingan, manusia tidak bisa dipisahkan satu sama lainnya,
manusia perlu berbicara,, berdiskusi, bertukar pikiran, menanyakan sesuatu,
atau perlu bantuan seseorang,, bayangkan jika kamu tinggal sendirian, kayak
film "the legend" cuma sendirian, bicara sama tembok atau hewan, ya
bahkan ga bisa bales bicara,, *gila kali ya,, jadi kita sebagai manusia harus
hidup berdampingan satu sama lainnya,, hidup berdampingan pastinya harus rukun
dan bersahaja.Ulasan tentang makluk sosial ini hanya sebagai awalan saja agar
cerita yang akan saya sampaikan mudah dipahami,,
Subscribe to:
Posts (Atom)
